Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo marah pada penyebaran virus corona Covid-19 di Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan bahwa dalam tiga hari terakhir, hingga Jumat (27/3), jumlah pasien dengan kasus positif yang dikonfirmasi oleh Covid-19 corona virus telah sedikit meningkat, sementara jumlah orang yang dipantau atau Covid-19 corona Jumlah virus ODP telah melonjak dari 19 menjadi 27,3 pada hari Jumat, peningkatan yang tajam. .

Baca: Wall Street Falls tembus Covid-19 AS, lebih dari 100.000,

Baca: Berita: 9:21 Sabtu malam WIB Gunung Merapi meletus lagi

selama periode ini Pasien dipantau karena takut terpajan virus corona-19, dan 294 orang terinfeksi.

“Kami menduga bahwa peningkatan substansial ini sebagian disebabkan oleh gelombang penduduk luar negeri yang kembali ke Jawa Tengah,” katanya dalam sebuah video dan teks yang direkam di akun Instagram-nya. Jumat (27/3).

Karena Ganjar ini, saya meminta agar ketika Covid-19 Corona Corona begitu populer sekarang, membuat semua penduduk Jawa Tengah di luar negeri putus asa dan berharap untuk kembali ke desa mereka.

“Saya memanggil dan mengingatkan orang bahwa jika orang-orang Panjie Nanan memiliki perasaan jangka panjang dengan keluarga penduduk desa, mereka berharap keluarga mereka akan tetap sehat dan aman dan membatalkan niat mereka untuk kembali ke rumah mereka. Dia berkata:” Tidak perlu kembali ke desa. “Jawa Tengah terus merasa putus asa untuk kembali ke tanah airnya. Pemerintah provinsi Jawa Tengah akan mengklasifikasikan orang-orang tersebut ke dalam kategori Corona Virus Covid-19.

” Bupati Walikota, para pelancong yang didaftar oleh kepala desa, para pelancong ini Harus dikarantina di rumah selama 14 hari. Jika Anda mengalami gejala nyeri, Anda harus segera melaporkannya, “katanya. Diumumkan.

– Kekhawatiran Ganjar tidak masuk akal. Menurut data positif dari mahkota korona covid-19, itu dirawat di Solo. Kasus pertama di Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu wirausahawan yang berpartisipasi dalam seminar Institut Pertanian Bogor Bogor (IPB) di Jawa Barat.

Selama acara tersebut, orang yang bersangkutan terinfeksi virus corona Covid-19 dan kemudian terinfeksi Istri dan teman-temannya, Ganjar berkata: “Dia akhirnya meninggal. Di Pubalinga, ada juga empat pasien korona positif Covid-19, yang semuanya baru saja kembali dari Jakarta. “-Ganjar catatan pada 26 Maret 2020, 66.871 wisatawan kembali dari berbagai provinsi ke Jawa Tengah. Banyak orang pergi ke Wonogiri, dengan 42.838 orang. -Kemudian, Kota Semarang dan sekitarnya 10.979, Cilacap 4.527, Jepara 2.164 lainnya berlokasi di Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kudus, Pati, Grobogan, Kabupaten Magelang, Purbalingga, Boyolali, Sragen dan Karanganyar

penulis: Syamsul Ashar -. – Berita ini disiarkan di KONTAN dengan judul: Mencegah Virus Corona Menyebar di Jawa Tengah, Gubernur Ganjar menyerukan kurangnya kesempatan untuk kembali ke rumah

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *