TRIBUNNEWS.COM-Seorang guru hamster berinisial AK (58) bertekad memperkosa murid hamster berinisial FA (18). Kasus pemerkosaan baru diketahui tujuh bulan setelah korban hamil. – – Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Iptu Kamaruddin, Kepala Badan Reserse Kriminal HSU, mengatakan setelah orang tua korban ditangkap, kasus pelecehan seksual terungkap bahwa ia meragukan perubahan fisik putrinya.

“Ayah korban khawatir dengan kenaikan berat badan korban. Kemudian korban dibawa pergi. Di rumah sakit dalam pemeriksaan, ternyata korban sedang hamil tujuh bulan,” Sabtu (8 Agustus 2020). Hari) di konfirmasi. Ibunya sakit-setelah dianiaya oleh orang tuanya, korban mengaku bahwa yang berhubungan seks dengannya adalah guru pencak silatnya, yang berinisial AK.

Orang tua korban menolak menerima kelakuan penyerang dan langsung melaporkannya ke polisi.

Segera setelah laporan tersebut, penulis langsung dibawa ke rumahnya demi keamanan.

Di akhir investigasi, penulis mengakui perbuatannya.

Menurut polisi, sejak 2018, perilaku tidak pantas penulis sudah beberapa kali terjadi hingga korban hamil tujuh bulan. Dari 2018 hingga 2020, ia telah berakting sebagai aktor dalam drama tersebut berkali-kali. –Dia terus bertugas sebagai kepala sekolah seni bela diri Sinding Setia Kawan Amuntai, di mana dia akan memainkan alat musik babon setiap kali berlatih. -Membaca: Guru Besar Silat Kalimantan Selatan berkeinginan menyulitkan siswi yang hamil untuk memahami. Inilah transfer penyakit dalam. Sesuai ketentuan Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, penulis Tindakan tersebut akan dituntut atas kejahatan terhadap hubungan seksual anak-anak dan diancam dengan hukuman 7 tahun penjara. (Kompas.com/Andi Muhammad Haswar) -Artikel ini pernah dimuat di Kompas.com dengan judul “Guru Silat Berulangkali Meniduri Muridnya, Muncul Setelah 7 Bulan Hamil “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *