TRIBUNNEWS.COM-Satu tahun telah berlalu sejak pemasangan dan pemeliharaan listrik pada tahun 2019.

Warga Batuasa, Kecamatan Werinama, Kota Serran Timur, Pulau Maturu berharap bisa mendapatkan keuntungan dari pasokan listrik yang seolah diamortisasi kembali.

Tidak, banyak tiang telepon yang roboh, dan ratusan meter kabel terentang ke tanah.

Tidak hanya di luar desa, tetapi juga di tengah-tengah koloni. – “Tidak ada tindak lanjut setelah perbaikan dan pemasangan material instalasi.”

“Kami menunggu setahun hingga sebagian besar fasilitas rusak,” Arifin Kelian dari Desa Karateker Batuasa, Rabu sore (3/6/2020). ) Beritahu TribunAmbon. 2010.

“Ada 98 KK di Batuasa, dan hampir semua rumah sudah terpasang meteran listrik.”

“Ia menjelaskan:“ Warga juga membayar dan berharap listrik bisa segera diedarkan.

Baca selengkapnya> >>>>>>>>

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *