TRIBUNNEWS.COM, ACeh UTARA-Seorang gadis asal Jalan Paya Bakong di Kabupaten Aceh Utara dibunuh oleh ayah tirinya berinisial I (58) selama empat tahun. Untuk bibinya.

Tidak dapat menerima perilaku penjahat, keluarganya akhirnya melaporkannya ke polisi.

AKP Rustam Nawawi, Kepala Badan Reserse Kriminal Polda Aceh Utara, mengatakan setelah menerima laporan tersebut, pelaku langsung ditangkap. September 2020. Korban adalah anak tiri dari istri keempat pelaku, “kata Rustam, Sabtu (9/9/2020). SD atau 2017.

Selama bertahun-tahun penganiayaan oleh penyerang, korban tidak berani. Beritahu yang lain, karena diancam .

Ancaman yang disampaikan penyerang dalam berbagai bentuk dan mulai membunuh korban. Oleh karena itu, ia menceraikan ibu kandung korban. – Namun pelaku membantahnya. Kesaksian korban. Kantor polisi-Penulis mengaku kepada polisi bahwa ia baru berhubungan seks dengan korban sejak Mei 2020.- “L Penulis membantah pernyataan pengaruh korban. Penulis hanya mengakui bahwa pemerkosaan itu terjadi dari Mei 2020 hingga Agustus 2020. -Untuk perbuatan ini, penulis didakwa dengan Qanun (Peraturan Daerah) terkait dengan Pasal 50 “Jinya”, yang bisa dijatuhi hukuman penjara paling lama 150 bulan. File tersebut masih diproses. Kami sekarang sudah menahan penyerangnya di Mabes Polres Aceh Utara, “katanya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *