TRIBUNNEWS.COM, PAYAKUMBUH-Muhammad Ali (24) dan Alif (32) harus berhadapan dengan polisi usai membeli 5 ponsel (HP) dengan uang palsu. Polisi. -Laporan tersebut tercatat dalam laporan polisi nomor LP / K / 225 / VII / 2020 / Res pada hari Jumat, 24 Juli 2020.

Peristiwa tersebut terjadi di Parik muko Aia, Jalan Tan Malaka, Toko Pagaruyuang Ponsel, Lamposi Tigo Nagori, Payakumbuh .

Kejadian bermula saat Ali dan Alif mengunjungi toko ponsel, Jumat (24/7/2020) sore.

Dua tersangka pemakai sepeda motor Honda Beat berangkat dari Kota Solok menuju Payakumbuh. -Membaca: Aliansi Perdagangan Uang Palsu beroperasi di Payakumbuh, Bengkulu dan Sumatera Selatan dan menangkap orang-setelah datang, ia membeli 5 ponsel seharga 17 juta rupiah. Untuk menipu pengusaha itu, ia mencampurkan uang tunai Rp 3 juta dan uang palsu Rp 14 juta. Kapolsek AKBP Payakumbuh Donny Setiawan kepada wartawan, Selasa (28/7/2020). Dia mengatakan bahwa pelaku mengutamakan uang asli untuk menangani uang palsu. Pada saat yang sama, uang palsu adalah lapisan terbawah.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *