TRIBUNNEWS.COM-Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri Makassar (UIN) diserang video call seks.

Terorisme terjadi pada malam hari. Dia melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Pihak kampus mengaku telah membentuk tim investigasi dan berjanji jika pelakunya berasal dari akademisi UIN Alauddin Makassar akan menindak tegas. -Sebanyak 13 mahasiswa UIN Alauddin Makassar (Alauddin Makassar) menjadi korban panggilan telepon teroris yang dilakukan oleh orang asing.

Guna mengambil tindakan, Penulis menggunakan aplikasi media sosial WhatsApp pada malam hari.

Bacaan: Jejak Cabul Petugas Kesehatan Terungkap Anak-anak 2018 dan penumpang terakhir yang meninggal

Baca : Pria Misterius Pamer Alat Kelamin Mahasiswa UIN Makassar, Teman-teman Juga Takut Dengan Video Cabul

Bacaan: Gelisah, Takut Video Call Cabul, Mahasiswa UIN Makassar Mengutuk Polisi, Pelaku Memamerkan Alat Kelamin

“Pelaku menggunakan video tersebut untuk menakut-nakuti para siswa agar melakukan panggilan telepon dan wajah pelaku hanya terlihat ketika pusar dan lututnya terbuka,” kata wakil presiden ketiga dan profesor yang membidangi kemahasiswaan. Dr. Darussalam menggelar jumpa pers pada Selasa (29/9/2020) di Kampus 2 UIN Alauddin Makassar di Samata, Savoie (sejak 29 Juli 2020). Horor video call dimulai Juli 2020 Setelah puluhan mahasiswa menjadi korban, ia merasa cemas.

Pasalnya, korban mengaku trauma menggunakan ponsel untuk mengganggu aktivitas online meeting.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *