TRIBUNNEWS.COM-Pelajar berusia 18 tahun ini menjadi korban tutup dada dan pencurian.

Korban membalas dan menjatuhkan penyerang ke dalam genangan air.

Korban bahkan menuntut penyerang. Akhirnya, seorang pelajar berusia 18 tahun asal Jalan Williem Iskandar Komplek MMTC Medan Tembung Desa Percutseituan akhirnya ditangkap polisi.

Korban GIV masih berusia 18 tahun dan merupakan warga Jalan Selamat Ketaren No. 118 Medan. Perkebunan Desa di Kecamatan Percut Sei Tuan harus tahu bahwa nasib buruk dan dicuri sampai dicuri. Itu adalah karyawan SPSI dari Kariman di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Lihat juga: Seorang pria berusia 64 tahun ditemukan tewas di tubuh Anda dan diduga dibunuh karena penyakitnya yang tidak dapat disembuhkan

: Seorang pria berusia 70 tahun sembarangan di pasar Nenek yang beraksi maksiat dipukuli massa – lihat juga: berencana membunuh suami ibu hamil, pelaku kini divonis penjara seumur hidup- “Korban kehilangan HP Samsung, satu Harga sebuah handphone sekitar Rp 3,4 juta. Pelaksana operasi juga bikin dada korban kaku, ” tegasnya di Tribun, Senin 19 Oktober 2020 – Rich juga menjelaskan, pihaknya Barang bukti berupa video CCTV sudah didapat di lokasi kejadian. Dalam video berdurasi 6,10 detik acara “Tribun Pengamatan”, awalnya korban GIV sedang duduk di pinggir Jalan Wiliam Iskandar dan bermain di telepon genggamnya ketika tiba-tiba seorang pria menghampiri korban di tengah hujan deras.

Kemudian, pelaku mendekati korban dan mencoba berbicara, lalu Hendra membuka jaketnya, tiba-tiba menyambar ponsel korban, dan langsung memasukkannya ke dalam sakunya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *