TRIBUNNEWS.COM-Seorang guru yang mesum menggendong AM dengan bersemangat memukuli lima siswanya.

Insiden cabul terjadi di kediamannya, Jalan Batara Bija, Jalan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan. -Kepolres Makassar Kombes (Kombes Pol Yudhiawan Wibisono) mengatakan, pada pagi hari, dia menggandeng Setelah alat kelamin korban, ternyata ia telah menyumbangkan uang kepada murid-muridnya dari Rp. 2.000 hingga Rp. 5.000, jadi orang lain tidak tahu perilakunya. – “Dia (memberi uang). Memang seperti itu. Tapi intinya perilaku seperti itu tidak akan berhasil untuk orang yang beragama,” kata Yudiawan dalam sebuah pertemuan. Siaran pers di Mapolda Makassar, Senin (24/8/2020). -Yudhiawan mengungkapkan, pembacaan yang diselenggarakan AM di halaman rumahnya berlangsung selama dua tahun.

Baca: Tangerang memperkosa pria 59 tahun di antara 4 anak di bawah umur hingga warga mengetahuinya

Namun, menurut penyelidikan Lisian, ini pertama kalinya AM dilakukan pada Juli 2020. tingkah laku.

“Ini baru pertama kali kasus ini terjadi. Kabarnya NA bersaudara punya masalah (saksi). Nanti akan kita selidiki,” imbuhnya. Lakukan otopsi pada korban. Ke depan, pihaknya berencana memeriksa psikiater AM.

“Hari ini tersangka akan kami periksa, baru kami susun pemeriksaan psikologis untuk masalahnya,” kata Agus Khaerul singkat, Polrestabes Makassar menunjuk guru Alquran berinisial nama tersebut, Jumat (21/8/2020). Pagi harinya, tersangka berusia 60 tahun itu memukuli murid-muridnya di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. -Reskrim Kapolres Makassar Agus Khaerul mengatakan AM ditetapkan sebagai tersangka sebagai hasil dari tugas peradilan

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *