TRIBUNNEWS.COM, Baba, usai jenazah YHG (47) terpaksa dievakuasi di rumah sakit franchise Batam, sebanyak 12 warga Batam dirawat di Rumah Sakit Khusus Infeksi Infeksi (RSKI) Garang Covid-19. (RSBP), Rabu (18/8/18) .

Mereka diumumkan tetap berhubungan dengan RS Galang dan mendapat perawatan.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Kepala Dinas Kesehatan YHG Kota Batam (Kadinkes), mendatangi TribunBatam.id untuk memastikan telah tercatat sebagai pasien positif Covid-19 No. 433. “Ya, ada 12 orang yang berhubungan dekat.” Ke-12 orang ini adalah kontak dekat YHG, Minggu (23/8/2020).

Dari rilis Pemerintah Kota Batam, Sabtu (22/8/2020), 12 kontak dekat YHG adalah M (Pria, 40), GFC (Wanita, 14), JBS (Pria, 60), AT (Wanita, 51). – Kemudian GH (Pria, 15 tahun), DH (Wanita, 16 tahun), FH ( Perempuan, 14 tahun), FYS (ibu e, 14 tahun), MSS (perempuan 11 tahun), THD (perempuan 21 tahun), AAL (perempuan 67 tahun) dan SW (perempuan 44 tahun).

Seb Didi sebelumnya mengatakan, sebanyak 23 orang dibawa ke RSKI Galang Covid-19 setelah dilakukan investigasi kontak dekat terhadap jenazah YHG.

Sebagian besar dari 23 orang ini terdaftar sebagai kerabat dan anggota keluarga YHG. — Saat saya dibawa ke ruang instalasi pelayanan gawat darurat (IGD) RSBP Batam pada Rabu (19 Agustus 2020), YHG tiba dalam keadaan meninggal dunia (DoA) atau meninggal dunia.

Sebelum dia meninggal, dia memiliki riwayat demam. Keadaan ini juga mendorong pihak rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan usap pada tubuh, dan hasilnya tidak diketahui hingga keesokan harinya.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *