TRIBUNEWS.COM-Polisi Banyuwangi membongkar sindikat penipuan melalui media sosial WhatsApp. Kapolsek Banyuwangi Kombes Asmara Syarifudin mengatakan, dari 16 laporan korban, penangkapan diduga karena penipuan. Para tersangka tersebar di 13 wilayah Indonesia.

Polres Banyuwangi melindungi 3 tersangka, dan ada 14 tersangka dalam daftar buronan.

Baca: Penipuan yang Menjanjikan Korban Jadi ASN Tangerang Resmi Tiba Rp. $ 600 juta untung-penipuan itu dilakukan dengan meretas aplikasi Whatsapp korban.

Penulis telah menginstruksikan korban untuk mengikuti instruksi yang dikirimkan melalui pesan teks (SMS).

“Korban mengirimkan SMS dari korban untuk penyerangan hacker, kemudian korban mengirimkan SMS dengan instruksi.” Kombes Asmara Syarifudin mengunggah video tersebut ke kanal YouTube Kompastv, Senin (7/6/2020). Bunyinya:

Ko mbes Asmara Syarifudin menjelaskan bahwa Whatsapp diretas terlebih dahulu melalui aplikasi ilegal yang dikirimkan oleh penulis.

Kemudian penulis akan meminta korban untuk mengisi beberapa data pribadi termasuk nama dan nomor Whatsapp tersebut, kemudian meng-hack korban tersebut. -Ketika Whatsapp diretas, pelaku juga dapat melihat kontak di ponsel korban.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *