Sutarman (43 tahun), Ketua TRIBUNNEWS.COM-Persatuan Jomblo Rahayu GARUT, tak menyangka telah mengubah lambang negara Garuda Pancasila.

Ia berargumen bahwa penggunaan Garuda ternyata untuk mengoreksi lambang negara. (Sutarman, Pimpinan Paguyuban Tunggal Rahayu, mengaku tidak mengubah lambang negara, hanya mengoreksi Garuda Pancasila.)

“Saya tidak menggantikannya. Kalau diganti, akan diganti. Pada dasarnya ini soal koreksi. Dari (Garuda Pancasila), “kata Sutarman Kamis (2020/9/10).

Bacaan: Paguyuban Tunggal Rahayu Garut, Sang Koki yang Mengaku Guru dan Memiliki Mata Uang Sendiri-Ia Membandingkan Cara Burung Elang Membaca Karunia Pendeta dalam Doa.

Pada saat kritis ini, Sudarman mengadopsi analisis dan sikap hidup di seluruh negara bagian.

Alhasil, ia berdiri dan menegakkan kepala Elang uda Pancasila. Ia menuturkan, Garuda Pancasila yang saat ini menjadi lambang negara awalnya bergerak maju. Dia berkata. Soenata Legawa menambahkan kalimat Soenata Legawa ke rekaman yang tertulis Bhineka Tunggal Ika, katanya sesuai dengan urutan aslinya. Komposisi, urutan, dari bawah ke atas kita bersatu, katanya. .

diklaim memiliki 13.000 anggota

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *