TRIBUNNEWS.COM, Bantuna -Tim Gabungan SAR akhirnya menemukan Fara Diva Batyarta, korban wabah di Pantai Parangtritis, Sabtu (9/9/2020). ).

Pencarian Sabtu ini, tim pencarian dan penyelamatan gabungan memperluas cakupan pencarian, yang melibatkan sekitar 60 staf dari berbagai departemen.

L Wahyu Efendi, Kepala Cabang Yogyakarta, mengatakan pada hari kedua penelitian, unit SRU (penelitian) dan penyelamat dibagi menjadi 5 SRU. 8km .

SRU 2 menyapu ke barat dari Pantai Parangtritis ke Pantai Parangkusumo, jaraknya 1km.

SRU 3 menyapu ke barat dari pantai Parangkusumo ke pantai Cemoro Sewu, berjarak 1,5 km.

SRU 4 menyapu dari Pantai Cemoro Sewu di sebelah barat menuju Pantai Depok yang berjarak 2 kilometer.

SRU 5 menyapu ke arah barat dari kapal SAR Linmas Parangtritis yang jaraknya 1,5 kilometer. Bacaan: Seorang korban ditemukan di pantai Parangtr. Ia diduga masih terperangkap di selokan dan hanyut- ” Di hari kedua pencarian, tim gabungan SAR mengirimkan perahu untuk mencari di tengah sungai. Wayu mengatakan dalam siaran pers yang diterima Tribunjogja.com, Sabtu (9 Mei 2020), jika cuaca dan gelombang kedepan tidak memungkinkan. Bersahabat, armada akan kembali ke pantai. -Pukul 14.40 WIB, melalui hasil pencarian tim SAR gabungan WIB dilakukan pencarian.

Korban diwakili di Faran Diva Batyarta (18 tahun) di Medien, Toho Terseret ombak Banlante, pria itu ditemukan di Pantai Cangkring Bantul.

“Di sisi barat panggung. Korban pertama terlihat oleh tim SAR gabungan di perairan pesisir terapung Cangkring. Lanjutkan.

Setelah dibawa ke posko bersama, korban diserahkan kepada keluarganya dan dibawa ke fun house di Medien. Usai penutupan, semua personel tim SAR gabungan kembali ke rumah masing-masing. Dia menyimpulkan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *