Padan TRIBUNNEWS.COM-Seorang mahasiswa dengan C (13) pertama di Kota Padang diduga menjadi korban eksploitasi seksual anak di bawah umur.

Pasangan itu menerima hadiah sebesar Rs 200.000 karena menjual siswa sekolah menengah dan berkencan dengan pria dewasa.

Setelah diwawancarai oleh penyelidik Satpol PP, Z mengaku telah membeli “ C dari pasangan menikah I (23) dan AY (20) .

Karena ia seorang kriminal, Satpol PP Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Padang Pariaman Iptu Abdul Kadir Jaelani mengatakan: “Ya, kami telah mempercayakan kasus ini kepada polisi kabupaten Padang Pariaman.” Kompas.com dihubungi pada Selasa (2 November, 2020).

Mulai dari kontrol Satpol PP

Abdul Kadir mengakui bahwa kasus tersebut telah dimulai oleh Satpol PP terhadap korban C dan Z yang diduga melakukan perilaku tidak etis pada hari Minggu di GOR Rajo Bujang Polisi (9/2/2020) .- Menurut hasil pemeriksaan, Z mengatakan bahwa dia “ membeli ” dari pasangan R dan I. C. Pertemuan dua titik membutuhkan 200.000.

Setelah membayar pasangan itu, Z mengambil sepeda motornya dan membawa C ke GOR Rajo Bujang dan melakukan perilaku ofensif.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *