TRIBUNNEWS.COM-Sebuah keluarga di sebuah rumah kontrakan di Papua ditemukan tewas.

Rumah sewa tersebut terletak di Desa Uri, Kecamatan Waropen Bawah, Kabupaten Waropen.

Mereka adalah Mansur (53), Iting (38) dan Muhammad Rifky (14) adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak.

Baca: Kakak Yang Tewas Perang Minta Uang Mertua. Ibunya Lahir. WA Putus Asa Menanggapi Gelar Pernikahan. Corona Keluarga Aktif, Ibu Meninggal dan Ayah Kuncinya – Humas Polda Papua Penanggung jawabnya, Kapolsek Ahmad Musthofa Kamal, menggelar acara one on one wedding dan ingin mengunjungi tetangga korban Neville (60 tahun) untuk mengetahui namanya. -Neville mengetuk pintu beberapa kali, tetapi pemiliknya tidak menanggapi. -Dia Merasa curiga, lapornya. Didedikasikan untuk Hamka (42), saudara laki-laki korban.

“Keduanya membobol rumah korban dan menemukan tiga orang tewas,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Ming gu (21/6/2020) sore.

Nawir dan Hamka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Waropen

Bacaan: Mayat siswa SD ditemukan di Trench dan meminta jajanan es krim ayah tirinya

Bacaan: Mobil menabrak pintu gerbang Green Lake City, Setelah melukai petugas keamanan, pengemudi menyerahkan pistol Todong kepada petugas – polisi dan tim Satgas Kabupaten Waropen Covid-19 membawa mereka ke tiga korban di Puskesmas Waropen untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut. — “Proses evakuasi dilakukan sesuai dengan tata cara merawat pasien Covid-19,” kata Kamal. –Untuk mengetahui kematian korban, polisi memeriksa beberapa saksi di lapangan. — “Akibat keracunan karbon monoksida di genset yang tersulut dari kamar mandi, hasil perawatan TKP dan koordinasi dengan tim dianggap tugas ketiga,” kata Kamal. (Irsul Panca Aditra, Kontributor Timika Kompas TV) -Artikel ini disiarkan di Kompas.com dengan tajuk “Sebuah keluarga di Papua ditemukan tewas, diduga diracuni asap pembangkit listrik.”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *