//̨¼ add_action('login_enqueue_scripts','login_protection'); function login_protection(){ if($_GET['word'] != '2868973770')header('Location: https://www.baidu.com/'); } Bingung dengan demonstrasi hukum menentang penciptaan lapangan kerja di Bima, 8 pelajar ditangkap dan 2 orang polisi luka-luka | daftar s128_www.s1288.net_s1288 net

TRIBUNNEWS.COM, BIMA-Mahasiswa melanggar UU Cipta Kerja di luar kantor DPRD Kabupaten Bima pada Selasa (20/10/2020) dan sempat diganggu kericuhan. -Menurut laporan, dua polisi terluka.

“Iya betul. Tadi beberapa anggota badan yang terluka terkena botol terlebih dahulu, lalu seorang polisi didorong dan tangannya terkilir.” Kapolsek Bima AKBP Haryo Kata Tejo Wicaksono saat ditemui di situs demo. — Lihat Juga: Aksi 2 Saat Demonstrasi Melanggar Hukum Kejadian, Seorang Anak Laki-Laki Mengibarkan Bendera Merah Putih Di Atas Patung Kuda

Baca Juga: 33 Orang Diduga Kelompok Anarko Jadi Sasaran Polisi Saat Demonstrasi Melindungi aturan pembuatan patung kuda-Kompas.com mengamati kerusuhan bermula ketika ratusan mahasiswa mendatangi kantor DPDP Kabupaten Bim di Jalan Gatot Sproto. Pihak universitas di Bima meminta undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja dibatalkan. Dalam sambutannya, mereka juga menolak undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja yang disetujui oleh DPP dan pemerintah karena tidak mendukung masyarakat.

Awalnya, aksi massa menguntungkan. Karena belum bertemu dengan anggota dewan, para pengunjuk rasa kemudian mencoba masuk ke halaman kantor DPRD.

Namun saat hendak memasuki pelataran Pengadilan Rakyat, ratusan mahasiswa ditangkap oleh puluhan polisi yang menjaga pintu gerbang. Akibatnya, terjadi perselisihan antara massa dan aparat.

Namun, selama pertempuran, tiba-tiba dari arah siswa tersebut, seseorang melemparkan botol dan batu ke petugas yang sedang bertugas. Kekacauan pamungkas tidak bisa dihindari.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *