TRIBUNNEWS.COM-Perkelahian antara anak di bawah umur dan anak-anak mengakibatkan korban jiwa dan menimbulkan keributan di Desa Batutiga, Kecamatan Bunuthuru, Kabupaten Bunuthuru, Provinsi Kalimantan Barat (Kalba).

Menurut laporan, hanya orang Amerika berusia 12 tahun yang meninggal di suite VR berusia 15 tahun.

VR sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Capuas Hulu.

Departemen Reserse Kriminal Polisi Capuas Hulu Iptu Siko menjelaskan jadwal lengkap kejadian tersebut. Kamis (18/6/2020) 07:00 WIB.

Ia diperbolehkan berburu di Dusun Landau Kaloi di Desa Batu Dinga, Kecamatan Bunuthulu.

Korban membawa parang dan Celemek, senapan angin, dan wadah anyaman rotan.

Membaca: 3 anak menghilang di tempat kerja, tanpa bekas. Pria Ini Menangis, Jangan Tinggalkan Ayahnya Sendiri

baca: Langkah Menyesal dan Dengan Sombong Membunuh 2 Anak, Mulai dari Korban, Memohon Es Krim dari Pelaku Sakit Hati – Tidak Pulang WIB Mulai Jam 16.00, Kemudian orang tua dan warga menggeledah.

Keesokan harinya, Jumat (19 Juni 2020) pukul 12.30. WIB, warga dan keluarga korban menemukan sangkar burung (uyut) di semak-semak di samping pohon durian, yang kebetulan berada di tanah milik warga Desa Nanga Dua. -Kemudian melihat seikat rerumputan tumbang dan menemukan korban terapung-apung, terapung di tepian Sungai Mentebah di Landau Kaloy, Desa Batu Tiga.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *