TRIBUNNEWS.COM-Usai mengikuti perlombaan, telapak tangan siswa harus diletakkan di atas telapak tangan.

Bahkan telapak tangan tetap ada di tempat kejadian.

Beberapa teman melarikan diri setelah pertempuran. SMK Taruna Karya (TK) 1, RJ (15) berangkat WIB usai pertempuran di depan Terminal 163 Jalan Tarumanegara, Desa Purwadana, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur pada Kamis (16/7/2020) pukul 15.00 WIB pada Kamis (16/7/2020).

Rizwan (15) mengatakan, usai tahap persiapan mahasiswa (MOS), RJ mengajak Rizwan bertarung.

Tepatnya, sekitar 20 orang di sekolah tersebut meninggalkan Jalan Trumanegara, tepat di depan Ruko Karawang Hijau.

“Tapi sesampainya di TKP, sekelompok siswa sudah menunggu.”

Baca: Pembunuhan Anjing Editor Kasus Pembunuhan Pembunuhan Stasiun Metro TV Warung Endus Amir

Baca: Polisi Verifikasi 27 Saksi dalam Kasus Pembunuhan Redaksi Metro TV

“Korban turun dari motor dan satu TK1 bersama siswa Siswa BK itu diserang. Saat J sedang menunggu motor, kata Ri Zwan. – Setelah pertarungan, RJ mendekatinya dengan tangan berlumuran darah. – Lalu ia mengambil korban Sesampainya di Rumah Sakit Islam. — Saat temannya kabur.

Dalam perjalanan menuju penyakit, lampu merah sudah menyala tepatnya, mereka bertemu dengan seorang teman dan membantunya membawanya ke Rumah Sakit Islam Karawang. Perkelahian juga tersebar di media sosial (termasuk Instagram). Misalnya akun @halokrw menggunakan tangan yang ditinggalkan TKP untuk mengunggah berita perkelahian.

Kapolsek Telukjambe Timur Kompol Andryan mengatakan bahwa perkelahian pelajar tersebut dilakukan oleh Polsek Karawang Pengolahan .

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul “Blar Tertinggal di Telapak Tangan Siswa Pasca Kejadian”.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *