TRIBUNNEWS.COM, Maine-Seorang ibu rumah tangga di Medan, Sumatera bagian utara, melaporkan suaminya ke polisi.

Wanita berinisial SF tersebut melaporkan perilakunya yang bejat itu ke polisi di MDM Medan ( 42) Putri kandung. –MDM menyerang dan menyerang kedua putri kandungnya .

Saat penyerang ditangkap terakhir kali, SF menemukan tindakan cabul pada Minggu (26 Juli 2020).

Istrinya mengusap bagian sensitif anak pada bagian sensitif suami, sehingga tertular pelecehan seksual dari suami.

SF sangat marah dan melaporkan perbuatan suaminya ke Polres Medan dari LP / 1845 / K / VII / 2020 / Restabes Medan pada 27 Juli 2020.

Tribun Medan menemui MBM di Konferensi Wanita.Polisi dan Perlindungan Anak (PPA) Medan mengaku memukuli putri kandungnya.

Baca: Pengadilan Tinggi Tokyo Jepang menolak banding dokter cabul tersebut, dan dokter tersebut dijatuhi hukuman 2 tahun penjara-dia menjanjikannya anak sepeda, kalau tidak dia akan berbicara dengan SF tentang perilaku cabul.

“Saya menjanjikan sepeda agar sepeda tidak memberi tahu ibu (istri pelaku kekerasan). Saya berjanji kepada putra saya yang berusia 12 tahun. Untuk anak ketiga saya, saya hanya mengatakan, jangan beri tahu ibu nanti Kerjakan lagi (pertanyaan ini), ā€¯ujarnya, Selasa (2020/7/28).

AKP Madianta Ginting, Kapolsek Medan, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti pemberitaan pencabulan yang dilakukan wartawan terhadap putrinya.

Baca: Dukun cabul Samalinda tidak mengambil tindakan, dan korban yang tergesa-gesa secara sadar menginginkan seks

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *