TRIBUNNEWS.COM-Kapolres Solo Kombes Pol Andy Rifai berharap kecelakaan yang terjadi di Overpass Manahan di Solo, Jawa Tengah itu segera terjadi, sehingga masalah ini segera diumumkan.

Pasalnya, satu tahun setelah kecelakaan terjadi di jembatan penyeberangan Manover di Solo, hingga saat ini pelaku belum ditangkap .

Andy mem-posting ulang di virtual chat Usai pemberitaan ini, tajuk berita bertajuk “Manahan Yang Melarikan Diri Setahun Sekali: Mencari Jejak Terselubung Para Penjahat”, Kamis (7/9/2020). -Andy mengungkapkan bahwa mungkin pihaknya tidak bisa mempelajari atau menemukan pelaku saat ini, namun tindakan pelaku tersebut pasti akan menjadi pertanggungjawaban pada kejadian-kejadian yang akan datang.

“Mungkin karena kami tidak dapat menemukan dia (penulis) atau kami tidak dapat menemukannya saat ini.”

“Tapi saya percaya bahwa semua yang kami lakukan di dunia akan dipertimbangkan di masa depan,” saluran YouTube Tribunnews mengutip Kata Andy. com. — Andy mengatakan pihaknya tidak mau terburu-buru menentukan hit rate dan lari di overpass Soromanahan pada 1 Juli 2019. -Karena pihaknya tidak ingin ada kesalahan dalam penerapan hukum dalam kasus ini. … “Legal kami menggunakan kepolosan sebagai alasan. Di perguruan tinggi, saya masih ingat perkataan guru saya. Lebih baik kita melepaskan pelakunya daripada menghukum orang yang tepat.”

Baca: Kapolresta Solo: Korban lepas kendali Manahan bisa melihat video dan hasil investigasi CCTV- “Jadi kita harus sangat berhati-hati-harap selidiki dengan seksama,” kata Andy.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *