TRIBUNNEWS.COM-Redaksi Sekolah Jurnalistik Mahasiswa Profesional (LPM) Universitas Negeri Makassar kembali diserang pada Sabtu pagi (5 September 2020).

Kantor LPM terletak di Jl. Mallengkeri di Makassar.

Rupanya penyerangan terhadap kantor LPM itu terkait pemberitaan.

Muh Sauki Maulana, Direktur Profesional LPM UNM, dalam siaran persnya mengatakan, dua hari sebelum penyerangan, pihaknya menerbitkan tabloid independen edisi khusus 242 pada Rabu, 2 September 2018.

Baca: Berita Terkini: Sekretariat LPM UNM Diserang OTK, dan Jendela Dibobol-Isu 242 Sajikan Laporan Keruntuhan Internal Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM dan Dugaan Korupsi Ketua Kasus Konseling Mahasiswa (Maperwa) UNM menandatangani laporan khusus terbitan.

Setelah terbit 3 September, Muh Sauki Maulan mendapat teguran dari salah satu pengurus organisasi kemahasiswaan, karena ada kubu yang tidak menerima kabar tersebut, sehingga perlu diwaspadai.

Sabtu atau 5 September, WITA, 00:10, SS anggota Sekolah Persiapan Mahasiswa Profesi, Fadhil menerima telepon dari salah seorang senior dari Fakultas Ilmu Sosial. Editor sekolah jurnalisme mahasiswa profesional diserang.

Setelah mendapat kabar tersebut, Fadhil yang saat itu sedang berada di rumah memanggil Sauki Maulana sebagai ketua.

Baca: Polsek Ciracas Diserang dan Semua Tahanan Aman, Dia Tidak Bertengkar, Setelah 20 menit, suara motor berhenti di depan redaksi Sekolah Jurnalisme Mahasiswa Profesional. Di kaca depan editorial Rumah Penerbitan Mahasiswa Profesional, sepeda motor itu berhenti dan memblokir dua batu pada saat bersamaan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *