TRIBUNNEWS.COM-Dampak pandemi Covid-19 sudah menyebar ke banyak daerah.

Akibat pandemi ini, pariwisata dan industri kecil menengah (IKM) juga terkena imbasnya. Di kalangan kontraktor batik di Solo, Jawa Tengah, ide membatik hidup tidak pernah terpakai.

Batik Mahkota Laweyan Pengrajin batik membuat corak batik korona dengan Batik Toeli Laweyan. Covid-19 dan berbagai efeknya menginspirasinya untuk menciptakan corak batik korona ini.

Selanjutnya, aspek positif dari pandemi Covid-19 adalah yang disuntikkan ke dalam corak batik korona.

Alpha menjelaskan bahwa busa berpola ini dapat menggambarkan kelompok masyarakat terkecil yaitu keluarga.

Meski ruang kegiatan terbatas akibat pandemi ini, keluarga tetap bisa saling berkomunikasi melalui berbagai media sosial. Namun, gelembung di sekitar g-coronavirus juga menunjukkan perlunya menjaga kearifan politik fisik di rumah, sehingga masyarakat memiliki cukup waktu untuk berkumpul kembali dengan keluarganya. –Menurut Alpha, waktu yang dibutuhkan untuk berkumpul kembali dengan keluarga ini bisa melahirkan ide dan ide baru.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *