TRIBUNNEWS.COM-Polisi menemukan tewasnya seorang bocah lelaki berusia 8 tahun yang berinisial JU. JU tersebut diduga dipukuli oleh orang tua angkatnya. — Di Tribunambon.com, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau Sewa, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang membenarkan kejadian tersebut, Kamis (10 Oktober 2020). Itu diambil oleh suaminya dan akhirnya oleh tetangga.

Bacaan: Menurut pemberitaan, wartawan dianiaya dan diintimidasi saat menerima demonstrasi menolak UU Penciptaan Lapangan Kerja di Jakarta

Bacaan: Seorang pria dari Makassar disiksa hingga meninggal karena ponsel. Empat pelaku ditangkap polisi – menurut Kapolsek, jenazah JU akan segera diotopsi. – “Kami berencana untuk melakukan otopsi pada korban. Karena dia telah dimakamkan, kami harus terlebih dahulu mengangkat kuburannya.” Kapolsek- “Kami juga menunggu dokter. Ilmu forensik Masohi akan melakukan otopsi atas perintah kami Untuk mengetahui penyebab kematiannya, mungkin besok (Sabtu / 2020), ”kata Kapolres. Banyak saksi, termasuk orang tua kandung JU, polisi menduga kematian JU tidak wajar.

“Kami mewawancarai delapan saksi.”

“Pernyataan anak tersebut menceritakan kepada saksi bahwa ketika dia berbelanja di toko, dia mengaku dipukuli oleh ibunya. Ayah angkatnya kembali ke orang tua kandungnya karena sakit. . Setelah beberapa lama, dia meninggal di sana, “kata Kapolsek.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *