TRIBUNNEWS.COM, DAIRI- sedih. Inilah Bunga (bukan nama sebenarnya) sekarang. Korban pelecehan seksual terpaksa putus sekolah karena perutnya membesar setelah diperketat oleh tetangga bernama Maruli Manalu alias Ompung Desi (75).

Menurut direktur unit kejahatan Kantor Polisi Bin Ops Dairi, para korban Iptu Hotman Purba meninggalkan sekolah karena mereka tidak tahan atas cemoohan teman-teman mereka.

“Korban masih berusia 14 tahun. Dia duduk di kelas sembilan SMP.” Hotman, Kamis (2020/3/26) .

Menurut cerita korban, dia berada di Sambu, Kabupaten Dali Para penyerang di desa kecil Juma Lubon, di desa Pegasan Zhulu VI, berulang kali diperlakukan dengan buruk. — “Kasus ini ditemukan setelah sekelompok perempuan dan aktivis perlindungan melaporkannya. Masa kanak-kanak. Oleh karena itu, menurut informasi yang kami terima, korban dan agresor menikah, dan korban hamil selama empat bulan. , “Kata Hotman. Maruli berada di rumahnya pada Selasa (24 Maret 2020).

Selama interogasi, Maruli mengatakan perilaku cabul pertamanya terjadi sekitar Agustus 2019.

Baca: Ketiganya menjadi pemilik pertama Yamaha WR155 di Sukabumi, Karawang dan Tasik,

Baca: Jumat, untuk mencegah virus korona ditangkap lagi, ini adalah kasus Masjid Istiqlal– -Pada saat itu, Bunga datang ke rumah Maruli untuk mengisi daya ponselnya. Hotman mengatakan: “Korban dan pelanggar hukum selalu ada di dekat sini. Jadi para korban sering pergi ke rumah para penjahat untuk mengisi daya ponsel mereka.”

Ketika Banga mengisi daya ponsel di rumah, Maruli masih mengawasi Banga .

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *