PADANG TRIBUNNEWS.COM-Ayah Pariaman di Padang, Sumatera Barat, lima kali menganiaya anaknya.

Giliran anak itu untuk hamil, dia ditangkap oleh polisi, dan ayahnya hanya bisa mengatakan bahwa saya melakukan kesalahan. Penulis Jumat (11/6/2020) .

Iput Abdul Kadir Jailani, Kepala Badan Reserse Kriminal Polres Pariaman Padang, mengatakan bahwa penulis mengaku melakukan kesalahan saat melakukan perbuatan cabul untuk pertama kalinya .

“Menurut pengakuannya, pelaku melakukan kesalahan. Masuk kamar dalam perjalanan menuju tempat tidur,” Abdul Kadir dihubungi, Sabtu (13/6/2020). Mungkin Membuat Kesalahan dan Menelan Kegagalan-Baca: Jadon Sancho Kemungkinan Masuk Liga Inggris, Ini Jawaban Pelatih – Abdul Kadir menjelaskan bahwa dia dan putranya melakukan hubungan seksual pertama mereka pada November 2019 sekitar delapan bulan lalu.

Menurut pengakuan penulis, perilaku bejat ini telah dilakukan sebanyak lima kali.

“Sekarang (anaknya) hamil enam bulan,” katanya. – -Abdul Kadir mengatakan bahwa penulis melarikan diri ke Pekanbaru. Padang Pariaman (Padang Pariaman) melihat keluarganya. Polisi juga menangkap pelakunya. Pada saat ditangkap, penulis hendak kabur ke Payakumbuh, Sumatera Barat. – “Saat akan kami tangkap, penulis ingin kabur ke Payakumbuh”, ia mengumumkan.

Atas perbuatannya, penulis diancam hukuman penjara hingga 20 tahun. Abdul Kadir (Abdul Kadir) menjelaskan: “Hubungan seksual dengan anak sendiri akan menambah 15 tahun penjara. (Kontributor Padang, Rahmadhani) -Artikel ini dimuat di Kompas. com, dengan judul “Ayahnya Mencium Anaknya Lima Kali Sampai Hamil, Mengatakan Salah Masuk Kamar”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *