TRIBUNNEWS.COM-Usai uji usap besar-besaran yang dilakukan mulai 3 Juli hingga 19 Agustus lalu, Pemerintah Kota Anbang memastikan tidak kurang dari 51 pejabat negara dinyatakan positif Covid-19. — “Sektor publik Walikota ASN Ampang Kota Richard Louhanapessy menjelaskan bahwa 386 orang telah menerima pemeriksaan kapas.

” Dari total, 215 orang telah pergi. 171 lainnya belum pergi. Ada 51 positif ASN yang dikonfirmasi, “kata Wali Kota Ambo, Richard Louhanapessy, dalam siaran pers di ruang kerjanya kemarin (24 Agustus 2020). — • Mahasiswa tidak punya kuota internet, Brimob Ambon cetuskan OTAK

Dikatakannya, dua orang yang dipastikan terpapar virus corona adalah pejabat eselon II.Setelah berlakunya PSBB transisi, terutama setelah munculnya klaster baru di kantor, dilakukan peninjauan Itu merupakan kebijakan Pemerintah Kota Ambon. Ia mengatakan, pengalaman membuktikan bahwa ketika PSBB dialihkan ke PSBB transisi, jumlah kasus di hampir seluruh Indonesia bertambah.

“Awalnya, ketika PSBB dilaksanakan dua kali selama 12 hari, Semula saya berharap mendapat dukungan partisipasi masyarakat agar masyarakat bisa mengontrol diri. “

• Perpustakaan Ambon Hatukau dibuka, dan dulunya merupakan tempat isolasi bagi penderita Covid-19

“ Ternyata saat dibuka PSBB itu terbalik. Dia menjelaskan. “Tingkat perkembangan mereka telah terbukti dan sangat meningkat.” Ia menambahkan bahwa karena suatu kebijakan bekerja paling baik di masyarakat, pemerintah kota harus memberikan contoh yang baik.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *