Laporan wartawan TribunBone.com Kaswadi Anwar

TRIBUNNEWS.COM, TANETE RIATTANG-Covid-19 Acara lari malam Tim Percepatan dan Pencegahan (PPC-19) diserang oleh os di Jl Makmur, Desa Watampone, Kecamatan Tanete Riattang. , Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (10/03/2020) pukul 23.00 WITA.

Permainan saat ini dinilai menyalahi aturan regulasi kesehatan karena akan Banyak orang berkumpul. Itu tidak memiliki izin dan berlangsung pada malam hari.

Andi Akbar, Ketua Satpol PP Bone, mengatakan acara itu diduga disponsori anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang tidak etis. Kegiatan ini masih pandemi, jadi tidak perlu. Dia berkata bahwa dia melakukan sesuatu yang salah. — Puluhan orang terjebak di landasan. Mereka dididik dan beberapa dikenai sanksi dengan jongkok. — Banyak orang juga menerima tes cepat. Hasilnya lima personel reaktif – lima di antaranya langsung dibawa ke shelter Politeknik Bajoe untuk pengambilan sampel dan dibaca: Pembicara: “The New Normal” bukan kompetisi yang sedang berlangsung, ini persyaratan regional. Menerapkan “Normal Baru” – Mantan Camat Bontokani ini menegaskan, permainan yang sedang berlangsung ini akan ditangani sesuai dengan undang-undang.

“Walikota Binmas dan beberapa petugas polisi akan menangani ini. Ini adalah agresi karena mengumpulkan banyak orang dan melibatkan banyak orang dan banyak anak di bawah umur.” -Polisi akan memanggil semua yang relevan Interogasi. Polisi akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, ‚ÄĚjelasnya.

Artikel ini sempat dimuat di tribun-timur.com dengan judul Satgas PPC-19 Bone Gerebek Night Run di Jalan Makmur, diduga Disponsori oleh anggota DPR

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *