TRIBUNNEWS.COM, Maryland-Pasca kerusuhan di Desa Mompang Julu, utara Panyabungan, utara Sumatera, utara Mandailing Natal (Madinah), hampir semua pria di desa itu “menghilang”. -Menurut laporan, mereka melarikan diri karena takut ditangkap polisi. -Brigadir Jenderal Kaipara Yogi, kepala humas polisi di Medina Resort, mengungkapkan bahwa polisi tidak bertemu dengan siapa pun di desa tersebut. -Pada hari Jumat, petugas Polsek Madinah bekerjasama dengan tim Inafis dan Ditreskrimum Polda Sumut melakukan penggeledahan di Desa Mompang Julu (7 Maret 2020).

Namun, penggeledahan tidak dilakukan untuk tujuan penangkapan, melainkan untuk mengidentifikasi dan menyelidiki kerusakan yang disebabkan oleh sengatan listrik. “Kami tidak dapat menemukan siapa pun di desa ini,” kata sang yogi kepada Kompas.com melalui telepon. Dia mengatakan bahwa orang-orang di desa bersembunyi di desa. Ukitan tidak jauh dari desa setempat setelah konflik.

Namun, dia melaporkan situasi saat ini, yang menjadi semakin menguntungkan. Sang yogi mengatakan bahwa penghuni yang kami pastikan masih tiga orang dan kami akan terus kembangkan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *