TRIBUNNEWS.COM-Saat polisi menyerang seorang pemandu karaoke di Medien, ia berhubungan seks dengan klien.

Bar dan ruang karaoke terletak di Jalan Bali 90, Kelurahan Kartoharjo, Kecamatan Katoharho. Renakta Direskrimum Polda Provinsi Jawa Timur menemukan bukti transaksi layanan seks, seorang pemandu lagu wanita berinisial YAP yang diberikan oleh kakek (koordinator). Kombespol Trunoyudo Wisnu Anduko, Kepala Humas Polda Jatim, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula saat polisi mengetahui tersedia bar dan karaoke. Setelah panduan lagu seks. -Dari laporan tersebut, polisi melakukan penggerebekan di bar dan karaoke pada Rabu (9/9/2020) malam.

Alhasil, polisi menemukan klien melakukan hubungan seks di kamar mandi ruang karaoke. Trunoyudo mengatakan dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Senin (14/9/2020): “Di TKP, kami berperan sebagai kakek (koordinator lagu) sebagai YAP (46).” – Baca: Populer: PSBB DKI Jakarta | Sebuah keluarga di Bekasi meninggal dunia karena korona-polisi menyita 1,9 juta rupiah dari tersangka, dibagi 400.000 rupee untuk tip dan 1,5 juta rupiah untuk layanan seks.

Usai penganiayaan, polisi mewawancarai delapan saksi, yakni lima pemandu bernyanyi, pengelola, tamu, pemilik bar, dan karaoke.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi menetapkan YAP sebagai tersangka.

Tersangka saat ini ditahan di Rutan Polda Jatim.

Tersangka YAP dikenai KUHP ke-296 karena bertindak sebagai germo 506 tuduhan KUHP. Sampai empat bulan. (KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI) -Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul “Saat Penggerebekan, Pemandu Lagu Pub dan Karaoke Madiun Melayani Tamu di Kamar Mandi”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *