Dilaporkan wartawan TribunBantaeng.com-Achmad Nasution

Bantane-TRIBUNNEWS.COM-Firdaus (22), seorang nelayan asal Kabupaten Bulukumba menghilang di laut.

Firdaus akhirnya ditemukan di kawasan Bantanhai, kabupaten tersebut pada Minggu (19/7/2020) setelah hilang selama beberapa jam.

Dia ditemukan oleh seorang nelayan di Bantan dan kembali ke kampung halamannya dari Kabupaten Celial setelah mengawal seorang nelayan.

“Saya menemukan pengawal nelayan sebelumnya di Selayar. Dia kembali ke Bantaeng untuk menemukan perahu terbalik oleh ombak,” Alman Bupati Bantaeng Kata koordinator SAR. -Baca: Perairan Sumenep, salah satu dari tujuh nelayan yang hilang, perahu diledakkan-dia menjelaskan bahwa Phil Daus hilang karena dia pada sore hari tanggal 18 Juli 2020 Kalau mau melaut jam 4, saya harus pulang jam 3 keesokan harinya. –Tapi, menurut laporan, saya tidak mengetahuinya sampai dini hari, bahkan sebelum Sang. -Untuk itu, Bulukumba Syahbandar menyampaikan informasi meninggalnya Firdaus sekitar pukul 13.00.

“Dia menjelaskan:” Saya menerima pesan dari Bulukumba Syahbandar dari Bulukumba Syahbandar sekitar jam 13.00. Dia tidak kembali. Jadwalnya berangkat jam 16.00 dan harus kembali ke jam 3 subuh. . .

Ketika tim pergi mencari korban, kami mengetahui bahwa seorang nelayan telah menemukan Firdaus.

Bacaan: Terguling di ombak, kapal penumpang tiga nelayan itu terbalik di tengah laut. Nelayan Bungeng menemukan perairan Gunungkidul — Manurut Arman di Firdaus sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian tiba di pantai dari Pasorongi Bantaeng di kabupaten Bantaeng sekitar pukul 14.00 – kemudian ia langsung dievakuasi ke nelayan yang menemukannya. di rumah. Firdaus terletak di Desa Pasorongi.

“Korban dalam keadaan sehat. Sekitar separuh dari 4 kelompok di BPBD Bulukumba yang menjemputnya,” ujarnya – artikel tersebut telah dimuat di tribun-timur.com dengan judul “Hilang , Nelayan dari Bulukumba ditemukan di Pneu Taeng di laut “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *