TRIBUNNEWS.COM-Pembunuhan remaja bernama Muhammad Arya Sofa (15) memasuki babak baru, yaitu rekonstruksi oleh penulis dimulai dengan inisial KNP (17). –Kita tahu bahwa korbannya adalah korban. Warga Desa Setono Gg. Kota Pekalongan, No. 7, Kabupaten Pekalongan Timur.

Pada Kamis (16/7/2020), jasadnya ditemukan berlumuran darah di kedua sisi Sungai Klego di Kabupaten Pekalongan Utara. Ratusan anggota Polsek Kalungan Utara diberangkatkan untuk memastikan keamanan proses rekonstruksi dan lokasi kejadian.

Tidak ada yang bisa melihatnya, karena polisi telah menutup semua akses ke tempat kejadian.

Bacaan: Anak Menangis di Mayat Ayah kandungnya yang baru saja dibunuh Residen: Kami Ingin Dekat, Kami Takut

Bacaan: Padahal Suami Korban Menunggu di Ruang Tamu, Pemijat Surabaya Ada juga kebutuhan mendesak untuk klien sialan – KNP melihat tangan yang diborgol dan mengenakan seragam penjara dengan topeng biru. -Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi, yaitu di tepi sungai atau lokasi pembunuhan dan halaman kantor Satreskrim Polsek Kalungan Utara. Sepeda motor, Rabu malam (15/7/2020) .

Korban membawa tersangka ke TKP karena ingin buang air besar.

Setelah selesai buang air besar, tersangka duduk di samping korban, mengobrol dan merokok bersama.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *