Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Yogyakarta-Delapan kios di sekitar toko sandal dan sepatu telah ditutup, yang menutup Covid-19 di kawasan Maribor. Sampai batas waktu yang tidak pasti. — Setelah informasi tentang kontak dekat dengan pasien Covid-19 dirilis beberapa hari lalu, situasi di kawasan Marioboro mengindikasikan area tersebut kosong.

Sebagai tindakan pencegahan, diketahui bahwa 8 kios di sekitar toko sandal dan sepatu memiliki kontak dekat dengan pasien positif Covid-19.

“Ini untuk mencegah. Ditambah orang yang sadar akan dirinya sendiri, inilah kenapa delapan lapak di sekitar tempat-tempat yang bersentuhan dekat dengan Covid-19 ditutup sementara. Hingga batas akhir belum diketahui,” kata Pelaksana Teknis (UPT) ) Kata orang yang bertanggung jawab. ), Malioboro Ekwanto di Tribunjogja.com, Rabu (9/9/2020).

Baca: Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid-19 Bali Punya Tempat Tidur Rendah dan Dinas Kesehatan Siapkan Tiga Strategi – Dijelaskannya, booth sudah selesai kemarin (8 September 2020).

Selain menutup 8 lapak, UPT juga merekomendasikan agar seluruh keluarga yang berhubungan dekat dengan pasien positif Covid-19 melakukan tes usap di salah satu gerai. -Saat ini seluruh kawasan Malioboro telah didisinfeksi .

Selain itu, UPT juga mewajibkan pedagang dan warung untuk memberikan fasilitas penunjang perjanjian sanitasi. – Pantauan Tribunjogja.com, premi asuransi ini berada di wilayah kota Yogyakarta pada Rabu sore Rasanya sepi.

Meski terinfeksi, UPT Malioboro belum melakukan tindakan lain, seperti pengurangan jam kerja hingga diterapkan genap. Karena ini adalah tahapan pemerintahan kota dan satuan tugas kota Yogyakarta. Namun dia menyimpulkan, selama ini pihaknya hanya memantau dan melindungi lokasi. (TRIBUNJOGJA.COM) -Artikel ini dimuat di Tribunjogja.com, Judul 8 ditutup sementara setelah kontak dekat dengan pasien positif Covid-19 di Malioboro

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *