TRIBUNNERS.COM – Pengguna media sosial sekarang dikejutkan oleh rilis surat yang melarang penampilan kucing di lingkungan kampus

26 Februari 2020 surat berisi konten berikut:

Untuk membuat kucing bebas Di kampus, kami mengundang semua unit untuk berpartisipasi dalam menciptakan suasana kantor bebas kucing dengan tidak membiarkan kucing berkeliaran, atau bahkan merawat kucing di tempat kerja – terima kasih atas perhatian dan kerja sama Anda.

Sejak Rabu (26/2/2020), menangkap surat ini telah menjadi virus dan telah menyebar banyak gema dari semua kalangan. -Baca: Kasus pelecehan terhadap mahasiswa asuransi yang menganggur di area kampus Deborah, pundak para korban terkena dampaknya – beberapa orang setuju, tetapi hanya sedikit orang yang menentang penerbitan surat ini.

Anisa Ratna, kepala operasi Yayasan Natha Satwa Nusantara, mengatakan bahwa pesan langsung (DM) dari para pengikut didahulukan Mempelajari keberadaan surat ini.

Menurutnya, ini bukan pertama kalinya hewan dilarang di lingkungan proxy.

“Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya hal itu terjadi, terutama di kantor.”

“Jika itu biasanya masalah anjing liar yang dilarang di kampus. Kucing adalah hewan langka,” Anisa Tell Tribunnews, Kamis (27/2/2020).

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *