Surabaya, TRIBUNNEWS.COM-Warga Jalan Banyu Urip Wetan V, Surabaya, Mochamad Busron Fahrudin (20), dan Mochamad Fahrul (20), akhirnya menyerah kepada polisi. .

Kedua kakinya tertusuk peluru polisi ketika mereka sedang mengemudi dan mencoba melarikan diri.Mereka bahkan harus mengerang kesakitan. / 2020).

“Kami menyergap mereka di rumah mereka dan ternyata mereka bertetangga,” kata Kapolres Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono, Rabu. (30/9/2020).

Arief menjelaskan, penangkapan kedua tersangka berawal dari pemberitaan penyerangan di Jalan Menur Pumpungan.

Aksi kedua juga direkam oleh televisi sirkuit tertutup (CCTV).

Faktanya, video tersebut tersebar luas di media sosial Facebook.

“Kami terus mengunjungi lokasi dan mengidentifikasi pelakunya,” lanjutnya.

Baca: Jambret Penyelamatan dari Warga yang Bermain sebagai Hakim Sendiri, Polisi tersebut bahkan dikeroyok massa hingga masuk RS-Dulu, Polisi menangkap tersangka Fahrul. Tersangka diminta untuk menunjukkan keberadaan temannya, namun ia berusaha keras untuk melarikan diri. Tiga suara peringatan tidak terdengar, memaksa polisi untuk melumpuhkan kaki tersangka.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *