Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Salah satu penyebab minimnya pengembangan desa wisata adalah minimnya sumber daya manusia (SDM).

Untuk mengembangkan pariwisata di pedesaan, kita harus meningkatkan sumber daya manusia, salah satunya fasih berbahasa asing atau bahasa Inggris.

Baca: Mendes PDTT Ajak Antar Desa Saling Investasi Melalui BUMDes

Wakil Direktur Bupati yang juga Ketua Amana Institute, Mengatakan Ingin Dorong Walikota Desa Kabupaten Tasikmalaya Berbahasa Inggris . Oleh karena itu, peningkatan kualitas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat menjadi sangat penting.

“Bayangkan jika Lurah Kabupaten Tasikmalaya bisa mengerti bahasa Inggris dan berbicara banyak, ini akan menjadi banyak peluang. Kerja sama dan promosi pariwisata global di Inggris menjadi kunci untuk memperluas wawasan dan pemikiran global.” Ujarnya, Kamis. (11 Juni 2020) Berbicara pada pertemuan di kantor Amanate Institute di Manden, Jakarta Pusat. Dapatkan kesempatan untuk berbincang dengan Khalid Bouden, seorang arsitek ternama di Melbourne, Australia, yang salah mengira salah satu karyanya adalah pembangunan Museum Islam Australia. Keinginan mendirikan Semenanjung Malaya Tasik. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas kepala desa.

Menurut Khalid, ide Danny adalah sebuah terobosan, sebenarnya sangat sederhana, tapi sangat penting.

“Dari situ peluang dan kerjasama internasional akan terbuka. Tasikmalaya tidak hanya mengembangkan pariwisata, tetapi juga mengembangkan sumber daya manusia. Tasikmalaya akan menjadi global village (desa global).” Ujarnya mengapresiasi Pikiran Deni. Undangan tersebut disambut dengan hangat, dan Khalid berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat Tashikramala.

Apalagi saat Danny mengatakan bahwa Tashikramala memiliki potensi untuk menggabungkan pariwisata dengan semangat negara. Covid-19- “Pariwisata dan spiritualisme akan menjadi luar biasa,” kata Khalid.

Kepada tim media, Deni mengungkapkan bahwa ini adalah bukti konkret bahasa jejaring sosial terbuka, jejaring sosial jejaring terbuka, peluang jejaring terbuka dan percepatan kemajuan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *