TRIBUNNEWS.COM-Pemuda berinisial IP (26) itu mengaku bekerja sebagai intelijen polisi di Pringsewu, Lampung untuk memikat perempuan ke media sosial.

Faktanya, IP Jalan Pagelaran telah berulang kali melakukan pelecehan seksual yang tidak etis terhadap orang lain. Seorang gadis berusia 16 tahun.

IP ditangkap oleh polisi di kota Princeu sekitar pukul 10 malam pada Sabtu (27/6/2020). WIB kemarin.

Polisi diminta tidak mengungkap nama dan inisial para korban yang tinggal di distrik Princeu.

Kapolres Kota Princewu dan Kompol Basuki Ismanto mengatakan bahwa kekayaan intelektual telah diakui sebagai perwira intelijen polisi untuk memikat korban. : Anak yang dianiaya oleh pekerja konstruksi di kandang babi pada malam hari menyembah orang tuanya- “Mereka bertemu melalui Facebook pada April 2020. IP tersebut mengaku sebagai anggota Intelijen Polisi,” kata Basuki saat dihubungi, Rabu (7 Januari 2020). . Hingga keduanya bertemu dan berselingkuh.

Basuki mengatakan bahwa pelaku kekayaan intelektual adalah korban dalam perkawinan.

“Korban menuruti keinginan penulis karena akan menikah, dan” kata Basuki. ………… Tindakan terakhir penulis dilakukan di rumah korban pada hari Sabtu (20 Juni 2020). Basuki mencontohkan, penulis saat ini ditahan di Mabes Polri Kota Pringsewu, dan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak diubah sesuai dengan Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014. Hukuman maksimal 12 tahun. Di penjara. (Kompas.com/Tri Purna Jaya) -Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul “Mengaku Intelijen Polisi di Facebook, Pemuda Ini Berkali-kali Menganiaya Cewek ABG”

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *