Laporan Muhammad Nazar | Pidie

TRIBUNNEWS.COM-Tiga pasangan ABG yang berhubungan seks di rumah kosong masih dalam tahanan.

Polisi masih menyelidiki enam remaja tersebut.

Motivasi sementara untuk perzinahan bersifat sukarela. -Tiga pasang anak dewasa (ABG) yang menggelar “pesta seks” atau “kamar bersama” di rumah-rumah kosong mengejutkan masyarakat Pidie. Di antara enam pelaku yang terlibat, dua di antaranya berusia 19 dan 18 tahun, sedangkan empat pelaku masih di bawah umur. Ironisnya, ketiga pasangan tersebut melakukan perzinahan sebanyak tiga kali dalam empat hari mereka “bersama”. Di rumah kosong. -Tindakan memalukan ketiga pasangan jahat ini berakhir sekitar pukul 03.00 pada Kamis (10 Oktober 2020) ketika warga sebuah desa di Kecamatan Kembang Tanjong Kabupaten Pidie diserang. Baca: Puluhan Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Jadi Korban Teror. Tidak Diketahui Pria Mesum. Video call

Bacaan: Ayah Berhati sesat. Anak tirinya Hamil 7 Bulan. Saat Korban Mengeluh Sakit Perut Terungkap-Baca: Kakek 58 Tahun Dipukul Tetangganya Penyandang Disabilitas Jiwa, Korban Hamil 5 Bulan-Warga juga membawa 6 anak muda ke Desa Meunasah setempat untuk diperiksa, lalu mandi, dan akhirnya Ditangkap oleh polisi. Kepada Serambinews.com, Kamis (8 Oktober 2020).

Kepala Departemen Investigasi Kriminal mengatakan bahwa tiga pasangan yang berzina tersebut diduga dimotivasi oleh persetujuan sementara. Ketiga pasangan tersebut akan dilindungi oleh Pasal 25, Pasal 23 UU Kemurnian, dan Pasal 37 UU Meriam Aceh tentang Yanayat Nomor 6 Tahun 2014.

Namun, Kepala Badan Reserse Kriminal mengatakan bahwa berkas mereka akan ditangani secara terpisah karena keenam penulis tersebut masih di bawah umur. Iptu Fedian Chandra MH, Kepala Seksi Reserse Kriminal Polres Pedi, mengatakan: “Kami menyelidiki penangkapan tiga PA Sangan di sebuah rumah kosong.”

Artikel ini pernah tayang di serambinews.com dengan judul “Ini Perihal 3 Pasangan ABG di Ruangan Kosong” Tetap bersama “selama 4 hari. Ini adalah investigasi kasus

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *