Bantul TRIBUNNEWS.COM-Ratusan keluarga penerima bantuan (KPM) menerima bantuan tunai selama tiga bulan sebesar 400.000 rupee dari APBD DIY di wilayah Bantuli Bangluo, dan ternyata sasaran Bantul salah.

Program terancam oleh penggunaan yang tidak benar. -Lukas Sumansa, Penanggung Jawab Jalan Bambanglipuro, juga mengatakan kesalahan sasaran semacam ini ditemukan di tiga desa di wilayahnya. Di Sumbermulyo 129 pukul 811 KPM.

“Karena ada yang mampu, meninggal, lalu mendapat PKH dan BPNT sebanyak dua kali, dan mendapat BST yang dialokasikan BST dari Kementerian Sosial,” ujarnya, Jumat (29/5/2020) .— -Lukas mengungkapkan bahwa beberapa KPM yang enggan menerima bantuan secara sadar menyerahkan undangan tersebut kepada pemerintah desa masing-masing. -Data akan diserahkan ke Kabupaten Bantul (Pemkab).

Baca: Jumlah positif Covid-19 melebihi 24.538 yang merupakan wilayah dengan peningkatan terbesar di Jawa Timur dan didominasi oleh Pekeja.

“Kita kaji dulu dan selalu balik. Ini anggaran APBD provinsi, jadi bupati bisa melapor,” imbuh Lucas.

Saliyo dari Sumbermulyo, kepala desa kecil Gunungan, mengatakan bahwa dua warga di daerahnya bahkan tidak mau menerima bantuan. -Jika nama mereka dicatat-keduanya memilih untuk mengirim ulang undangan tersebut karena mereka merasa lebih membutuhkan.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *