TRIBUNNEWS.COM-Bagaimana legal bagi seseorang untuk mencicipi makanan sambil memasak sambil berpuasa? -Ini adalah interpretasi Wahid Ahmadi dari Asosiasi Susu Jawa Tengah (Ikadi). -Menurut Wahid Ahmadi, makanan bisa dicicipi dalam Islam. Agama-agama lain dilarang, yang legal.

“Yah, tidak masalah, tapi saya juga menyebutkan kembalinya ke aturan hukum, yang merupakan Yudaisme.” Wahid Ahmadi mengutip sebuah video di saluran YouTube Tribunnews.com, mengatakan: ” Kita tidak dapat melakukan perilaku yang mengarah pada perilaku lain, yang dilarang oleh agama. “Membaca: Dapatkah saya makan dan minum setelah Imsak? Inilah penjelasan-situasi di mana puasa tidak diperbolehkan untuk merasakan terlalu banyak atau terlalu banyak. -Selama mencicipi, cukup taruh makanan di ujung lidah sehingga makanannya baik-baik saja. Tidak bisa masuk tenggorokan. – Selain itu, selama proses pencicipan, memang perlu mencoba mencicipi makanan.

“Jika rasanya begitu enak sehingga didorong ke lidah dan tenggorokan, rasanya terlalu banyak untuk bisa dicapai,” jelasnya. -Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat meminta dan berkonsultasi dengan konsultasi Islam langsung dari Ust. Zul Ashfi (S.S.I, Lc) -Kirim permintaan Anda ke Consult@tribunnews.com- informasi lebih lanjut tentang Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *