Pengurus Pusat (PP) TRIBUNNEWS.COM-Muhammadiyah membenarkan bahwa satu Syawwal 1441 H akan diberangkatkan pada 24 Mei 2020.

Keputusan diambil berdasarkan hasil perhitungan Ramadhan yang dilakukan oleh PP Muhammadiyah. -PP Muhammadiyah juga mengeluarkan Surat Edaran Nomor 04 / EDR / I.0 / E / 2020 tentang pedoman shalat Idul Fitri dalam situasi darurat saat pandemi Covid-19. Demikian dirilis Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nasir di laman Muhammadiyah.or.id, Kamis (14 Mei 2020).

Bacaan: Sabtu atau Minggu Idul Fitri? Ini Kalender Lebaran 2020 Pemerintah dan Versi Muhammadiyah-Baca: Sidang Idul Fitri 2020 akan disiarkan langsung pada Jumat, 22 Mei 2020-Dalam surat edaran ini, PP Muhammadiyah memberi wewenang jika daerah tersebut belum dibebaskan. Dengan pandemi Covid-19, Anda bisa berdoa di rumah untuk berbuka puasa.

Di daerah di mana orang belum berkumpul dengan aman, shalat di ladang harus dihilangkan dan diganti di rumah mereka. — -PP Muhammadiyah juga menjelaskan bahwa tata cara melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah sama dengan tata cara melaksanakan shalat Idul Fitri di lapangan.

Melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah harus menghentikan penyebaran Covid-19. — Shalat Idul Fitri adalah shalat hadits, sehingga tidak ada ancaman agama bagi mereka yang gagal menunaikan shalatnya. -Membaca: Hasil Sidang I Jadwal Isbat Syawal 1441 H dan Idul Fitri 2020 dan Tautan Siaran Langsung-Bacaan: Lebaran 2020 apakah Sabtu atau Minggu? Ini adalah penegasan 1 Syawal 1441 H Muhammadiyah dan versi pemerintah-ini cara dakwah saat sholat Idul Fitri keluarga: -Apakah ada pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda bisa bertanya dan berkonsultasi langsung dalam konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke consult@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *