TRIBUNNEWS.COM-Ramadan, bulan penuh kemuliaan, kini telah menjadikan kita Muslim.

Meski demikian, satu jenis ibadah masih bisa dilakukan, yaitu puasa Syawal.

Puasa Syawal bisa menjadi acara 6 hari di bulan Syawal setelah Idul Fitri.

Lantas apa hukum dan prioritas puasa syawal?

Hukum adalah ketetapan Sunnah

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Kompas.com menghubungi Musta’in Ahmad, Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta.

Musta’in mengatakan bahwa hukum puasa Syawal adalah Mustahab Sanna. Artinya Nabi Muhammad melakukannya sekali atau dua kali.

Seperti dalam kasus shalat Duha atau menggunakan obat bekam, mustard sebenarnya adalah perbuatan yang akan diberi pahala jika sudah selesai, dan tidak akan dilakukan jika tidak dilakukan. Menyebabkan dosa atau hukuman.

Meski hukum tidak wajib, karena puasa syawal memiliki prioritas yang begitu tinggi, dianggap memalukan. -Keuntungan Puasa Syawal Beberapa keunggulan puasa Syawal memang sangat memikat.

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda bisa bertanya dan berkonsultasi langsung dalam konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi, S.I. Lc

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi@tribunnews.com

Informasi lebih lanjut kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *