Jakarta, TRIBUNNEWS.CM-Pejabat Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan surat edaran yang berisi pedoman pelaksanaan shalat Idul Fitri dalam merespon virus corona atau Covid-19 dalam keadaan darurat. Agung Danarto. Pemberitahuan tersebut dikeluarkan setelah Majelis Ulima Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa dengan tujuan serupa.

Dalam surat edaran ini, jika pemerintah tidak menyatakan keberangkatan Indonesia dari Covid-19, itu harus menghilangkan shalat Idul Fitri di masjid atau ladang.

Putuskan rantai kerusakan penyebaran virus korona agar kita dapat dilepaskan dengan cepat dan sebagai bagian dari Sadduẓ-ẓarīah (tindakan pencegahan) -untuk mencegah kita agar tidak terjerumus ke dalam Alquran “(Season 2: 195) Peringatan Pemusnahan dan Penghindaran Kalimat Nabi Muhammad SAW yang dikutip dalam “Pedoman Ibadah Dalam Darurat Covid-19” tersebut di atas, “Baca buletin melingkar.

Baca: Bekasi Green Zone 29 Sholat Idul Fitri Bisa Diadakan Disetiap Distrik pada Saat Silaturahmi

baca: BREAKS NEWS, Lelucon Lelucon Dinilai Hina Marga Latuconsina, Andre Taulany dan Hidung Hidung Rina Pololised

Sebaliknya, Muhammadiyah merekomendasikan salat Idul Fitri bersama sesama di rumah Anggota keluarga.Metode shalatnya sama dengan metode shalat di masjid atau Idul Fitri di alam liar. — Alasannya shalat Idul Fitri batal di alam liar atau di masjid karena ancaman Covid-19, sehingga mengurangi keyakinan agama. Tidak masuk akal.

Punya pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Bisa ajukan pertanyaan dan langsung konsultasi ke Konsultasi Islam Ust. Zul Ashfi, SI Lc

Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi @ tribunnews. com-Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Kolom Konsultasi Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *