TRIBUNNEWS.COM-Berikut tata cara melaksanakan shalat tawarih dan niat membaca di rumah.

MUI mengumumkan bahwa umat Islam yang tinggal di daerah di mana virus korona sangat mungkin menyebar dapat meninggalkan fardhu untuk sholat lima dan berkumpul di masjid atau tarawi setiap hari, serta di rumah.

Hal ini sejalan dengan Fatwa Nomor 14 Majelis Ulama Indonesia (MUI) 2020. Marabona Munthe, saya berbicara tentang proses shalat tarawi di DPR dan secara terpisah di artikel ini.

Membaca: Kumpulkan Surat-surat Pendek Tarawi Shalat di Rumah, Mudah Diingat!

Bacaan: Tata Cara, Niat dan Siaran Langsung Sholat Tarawi di Rumah di Masjid Agung

Untuk menyelenggarakan Sholat Tarawi di majelis, seorang Imam harus memimpin Sholat dan Jemaat. — Pada saat yang sama, tidak perlu ada an untuk shalat Tarawi itu sendiri.

Dewan Tajid dan Pimpinan Pusat Tajid Mohammedia (halaman 43) menegaskan bahwa sholat Tarawi harus dilakukan dalam delapan siklus. Hal ini sesuai dengan Hadist yang diceritakan oleh Aisyah ra: “Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah shalat lebih dari 11 rakaat di bulan Ramadhan atau bulan-bulan lainnya. Dia tidak bertanya tentang kebaikan dan lamanya, kemudian dia shalat 4 rakaat, tidak bertanya tentang kebaikan dan lamanya, lalu dia shalat 3 rakaat. ”(HR. Bukhari, 2013, Muslim, No. 837) .

Maksud dari empat rakaat ini, dua rakaat dalam hadits di atas adalah salat tarawi ditambah tiga rakaat shalat.

Apakah Anda memiliki pertanyaan? Catatan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi langsung dengan Ust’s Islamic Consultation. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

kirimkan permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Ajaran Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *