TRIBUNNEWS.COM-Selama bulan puasa Ramadhan, dapatkah Anda mandi setelah makan? Ini adalah interpretasi ustaz.

Keluar dari rumah sakit atau memiliki hubungan pernikahan menempatkan seseorang dalam keadaan monarki.

Untuk mengembalikan kebersihan dan kekudusan, ia terpaksa mandi besar atau mandi di junub.

Nah, di bulan Ramadhan seperti ini, kapan waktu terbaik mandi junub?

Menurut Muhammad Nashiruddin, dosen dan ketua LPM IAIN Surakarta, berikut ini adalah penjelasan tentang waktu terbaik untuk mandi junub selama bulan Ramadhan.

Menurut sumbernya, jawabannya tergantung pada waktu yang dihabiskan-jika waktu yang tersisa sangat sedikit, yang terbaik adalah fajar dulu baru layani.

Sebaliknya, jika waktu masih terbuang, yang terbaik adalah minum secangkir junub terlebih dahulu, dan kemudian makan fajar. –Baca: Niat dan Tata Cara Mandi Wajib atau Mandi Junub, Membasuh Hadas- “Jawabannya, tergantung waktu makan yang tersisa, jika waktu makan yang tersisa hanya urusan sekunder. Orang itu mencuci Sasha dulu Dia, lalu mandi. “-” Tetapi jika dia memiliki waktu luang yang lama dari sudut pandang mengizinkannya untuk mandi, maka hanya Sahelian yang mandi untuk menjaga kondisinya tetap bersih , Maka bakat Sahel lebih baik. “–Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan Konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (S.S.I, Lc)

kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Agama Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *