TRIBUNNEWS.COM-Dr Ismail Yahya, Dekan Institut Nasional Agama Islam (IAIN) di Surabaya, mengatakan bahwa orang yang berpuasa, puasa atau mencuci gigi sebelum sholat subuh diperbolehkan berkumur, bersiwak atau menyikat gigi. Atas saran para sarjana, disarankan untuk menyikat gigi setelah makan Suhoor.

“Para peneliti menyetujui bersiwak selama puasa, berkumur dan menyikat gigi, terutama setelah sahur, dan sangat disarankan,” katanya, Jumat (24/4/2020) di YouTube Tribunnews Dikutip pada .com. Ketika datang ke bersiwak di siang hari, berkumur atau menyikat gigi, beberapa peneliti menyebutnya makruh atau harus tetap di tangan Anda. Dengarkan instruksi-Baca: Cara menyembuhkan batuk alami, minum madu dan air garam, obat kumur-Baca: 5 cara untuk meredakan sakit tenggorokan, dari menyiram menjadi lemon dalam air panas-sebagai pembersih cepat Ketika seseorang mencuci dirinya di deterjen, itu masih bisa digunakan. “-” Jika itu hanya obat kumur untuk mencuci, tidak apa-apa, “Ismail Yahya menjelaskan.

Dia menambahkan bahwa para ahli menyebutkan hukum Besivak, Berkumur dan menyikat gigi dengan Makruh. Jika Anda berpuasa, ia berkata: “Jika melampaui kebiasaan kumur kita, maka para sarjana dapat menghukumnya dan melarang penggunaan Makruh. “

” Jika itu hanya normal selama pembaptisan, Anda dapat “, Ismail Yahya menjelaskan.

Membaca: Mimpi Basah di Hari oleh Harry Bigin Puasa Bata (H ari Bikin Puasa Batal?): Ini adalah penjelasannya

Bacaan: 6 Hari Suci Ramadhan dari akselerasi yang cepat hingga pengembangan amal

Bacaan: 5 resep kue bolu yang lezat, cocok untuk camilan cepat hari ini ‘hui

Apakah Anda memiliki pertanyaan tentang Islam dan Ramadan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan langsung berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust. Zul Ashfield, SSI, LC- — Kirim pertanyaan Anda ke konsultasi @ tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Bagian Ajaran Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *