TRIBUNNEWS.COM – Agar puasa Ramadhan dapat dihargai, yang terbaik bagi kita untuk mengetahui tindakan mana yang dapat melampaui batasan puasa.

Pertanyaan ini sering ditanyakan setiap bulan Ramadhan. Bukankah pembatalan makan terasa cepat?

Ustaz Taufiqurrahman (Ustaz Taufiqurrahman) mengutip Sonora (Sonora.id) yang mengatakan bahwa puasa Ramadhan termasuk meninggalkan semua kegiatan yang dibatalkan sampai matahari terbenam. Seruan doa Grebe adalah tanda. Dilarang, seperti muntah yang disengaja. “Ustaz Taufiqurrahman berkata dalam proyek jaringan media Ramadhan Ta’lim.

Jadi bagaimana dengan mencicipi makanan selama puasa?

Baca: Dapatkah saya bergaul dengan pasangan selama bulan Ramadhan tanpa membatalkan puasa? Itu saja. Membaca kata-kata Ustaz: Pelajar Cina memakai topi di acara-acara sosial ketika mereka kembali dari sekolah karena kuncian Covid-19- “Selama puasa, Maluk mencicipi makanan karena dia khawatir dia akan mengantarkan makanan Beri mereka tenggorokan. “Ustaz Taufiqurrahman berkata. -Jika itu jatuh ke tenggorokan, itu akan terputus-putus.”

“Jadi, bagi mereka yang tertarik, sejarah singkat mencicipi makanan bukan masalah untuk pekerjaan dapur,” katanya. Dia menjelaskan: “Jelaskan. “Selama Anda mencicipinya, itu akan segera dilepaskan. Jangan menyimpannya dalam waktu lama, apalagi menelannya, karena ini akan menghilangkan puasa. Untuk pertanyaan tentang Islam dan Ramadhan, Anda dapat mengajukan pertanyaan dan langsung berkonsultasi dengan Ust. Zul Ashfi, SSI, Agen Konsultasi Islam Lc

kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi bagian Agency Konsultasi Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *