Bandung, TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka mencari nafkah selama krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi abad ke-19, para pekerja dipecat untuk melakukan pekerjaan apa pun.

Perintah diam dan pembatasan kerumunan telah menyebabkan pemecatan banyak pekerja .– Mereka harus kreatif dan melakukan yang terbaik untuk bertahan hidup. -Ini adalah Faisal Abdulrahman (35), warga Kiaracondong di Bandung. Dia menikah sekitar setahun yang lalu.

Dia bekerja di telepon genggam di pusat perbelanjaan di Bandung. Pusat perbelanjaan ditutup karena rekomendasi pemerintah. Sebagai orang yang menerima gaji dari majikan, ia otomatis berhenti bekerja dan tidak memiliki gaji.

Baca: Koleksi pidato Hari Buruh 1 Mei, yang dapat dibagikan di akun media sosial Anda

Baca: Covid-19 Impact, 15.000 karyawan Boeing dipecat

Baca: Tutorial Cara mendapatkan diskon listrik 1300 VA dan 900 VA di www.lightup.id, harap perhatikan persyaratan berikut- “Sudah hampir sebulan sejak saya memiliki penghasilan tetap karena toko ini ada di pusat perbelanjaan. Faisal (Faisal) berkata di balik pintu tertutup bahwa dia adalah seorang pramuniaga.

Ini adalah bupati setempat lulusan sekolah kejuruan Garut.

Tinggal bersama ayah tiri dan punya anak.

Apakah Anda memiliki pertanyaan? Islam dan Ramadhan? Anda dapat mengajukan pertanyaan dan berkonsultasi dengan agen konsultasi Islam Ust secara langsung. Zul Ashfi (SSI, Lc) – kirim permintaan Anda ke Consultation@tribunnews.com- — Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi Ajaran Islam Tribunnews.com

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *