TRIBUNNEWS.COM, Koplauen Raio-Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan melalui pengawalan Korps Marinir dan Penjaga Pantai Kelas II Tanjung Uban (PPLP), mengawal kapal kargo umum NO21 KUMJIN 1603 GT kapal Korea menuju Bangladesh dari Mongolia China, berangkat ke perairan Indonesia di Pulau Batam untuk mengevakuasi jenazah awaknya, Kepulauan Riau, Sabtu (10/10).

Handry Sulfian, Kapten Pangkalan Kelas II Tanjung Uban, memperoleh informasi dari Apchasan, agen NO21 KUMJIN, ​​tentang awak kapal yang tewas akibat serangan jantung di atas kapal. Kapten Hande mengatakan: “Kapal KN.KALIMASADHA-P.115 yang dipimpin oleh Putra Wardana dikawal dari Batam menuju perairan Indonesia untuk mengevakuasi jenazah awak kapal.” Kapten Hande menjelaskan, Dan Pangkalan PLP Kelas II Rong Wuban juga berkoordinasi dengan KSOP Khusus Batam dan VTS Batam untuk memperlancar kelancaran pengawalan.

Ada 6 ABK di kapal NO21 KUMJIN. Salah satu ABK bernama PARK JIHYEON meninggal karena serangan jantung.

Kaptri menyimpulkan: “Kami berada di pangkalan PLP Tanjong Uban II. Ketersediaan dan koordinasi adalah hal penting, dan mereka yang berpatroli di perbatasan harus selalu waspada. ”(*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *