JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Indonesia telah mengambil berbagai langkah mitigasi untuk mengatasi dampak Covid-19 di sektor ketenagakerjaan.

Respon kebijakan yang cepat terhadap Covid-19 bertujuan untuk membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga kerja dan institusi pasar tenaga kerja.

Dirjen Binalattas Budi Hartawan (Binalattas Budi Hartawan) Pada hari Rabu tanggal 9 / sebagai anggota panel Senior Ministerial Human Resource Development (HRD), dia adalah perubahan dunia ASEAN pada tahun 2020).

Budi Hartawan berkata: “Pemerintah Indonesia telah menghabiskan 695,2 rupiah dalam anggaran untuk menangani epidemi dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

General Manager Budi Hartawan Wan (Budi Hartawan) mengungkapkan total rupiah Indonesia adalah 695,2 triliun rupiah trilyun dollar AS.Informasi rinci meliputi: 87,55 milyar rupiah untuk anggaran kesehatan, 203,9 triliun rupiah untuk perlindungan sosial; 1,2061 juta rupiah untuk bagian UMKM 100 juta rupiah dan 123,46 triliun rupiah untuk insentif usaha.

“Pembiayaan usaha adalah 53,57 miliar rupiah. Budi Hartawan-Budi Hartawan menjelaskan, pandemi tersebut berdampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia sehingga menyebabkan perekonomian menyusut hingga 5,32% pada kuartal II tahun 2020.

Angka ini merupakan rekor terburuk sejak 1999. l Kontraksi ekonomi Indonesia sebesar 6,13% pada triwulan pertama tahun 1999. , “Dia berkata.

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *