JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Sebelum implementasi penuh Traffic Separation System (TSS) di Selat Sunda dan Lombok pada 1 Juli 2020 mendatang, Kementerian Perhubungan akan menggelar patroli penegakan hukum pada 23 Juni 2020 melalui Badan Administrasi Umum Perhubungan dan Maritim. Pada tanggal 27 Juni 2020, Selat Sunta dan Selat Lombok (TSS) di kawasan keselamatan Lintas overspending, bertema “ Patrol and Law Enforcement in the Sunta Strait and Lombok Strait (TSS) Traffic Separation System ”. -Menurut Ahmad, Kepala Penjaga Pantai dan Maritim (KPLP), latihan tersebut bertujuan untuk menyediakan personel dari Administrasi Umum Angkutan Laut, khususnya awak patroli nasional dan petugas VTS, di Selat Sunda dan Selat Sunmushima. Rencana aksi patroli dan mekanisme proses penegakan hukum, serta koordinasi yang sistematis dan terintegrasi. rt dilakukan antara lembaga i, yang memiliki kekuasaan menurut hukum.

Selain itu, Ahmad menambahkan, pekerjaan ini juga dilatarbelakangi untuk mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros samudra global, terutama kemampuan peningkatan dukungan logistik terencana untuk pengendalian operasi darat. — “Dalam latihan ini, Administrasi Umum Kelautan akan mengerahkan 6 (enam) kapal patroli KPLP untuk melakukan tugas penegakan hukum maritim, termasuk proses penyidikan, identifikasi, perburuan, penghentian, inspeksi, penyidikan dan penyidikan sesuai dengan peraturan-Laibin , Kata Ahmed.

6 (enam) kapal patroli adalah KN Trisula P.111, kapal patroli MDPV kelas 1, KN Alugara P.114, kapal patroli MDPV 1 kapal patroli KN Clurit P-.203 Tipe 2, KN. Cundrik P.204 Kapal patroli Kelas 2, KN Dagger P.205 Kapal patroli tipe 2, Kapal patroli KN. Jembio P.215, Kelas 2. 20 orang sebagai pendukung pelatihan, 210 orang sebagai pelatih Beberapa kegiatan yang akan dilakukan antara lain latihan di meja bursa dan kantor wilayah navigasi tingkat I Tanjung Priok (Tanjung Priok), patroli penyiapan ruas jalan Apel dan TSS Selat Sunda serta Selat Lombok. Hukum di bidang keamanan dan latihan lapangan di TSS Selat Sunda dan TSS Selat Lombok pada 27 Juni 2020, “tutup Ahmed. (*)

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *