TRIBUNNEWS.COM-Rencana pembangunan food park atau gudang makanan baru di rawa-rawa Kalimantan Tengah mendapat dukungan semua pihak. Rencana tersebut diyakini mampu mengatasi kemungkinan krisis pangan dan menjawab kebutuhan nasional. -Riyanto, Peneliti Institut Ekonomi dan Masyarakat (UI) Universitas Indonesia (UI), mengatakan rencana tersebut merupakan program percontohan yang dapat digunakan di seluruh Indonesia. -Namun sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai pimpinan departemen harus memperkuat komunikasi dan koordinasi antar semua pihak. Secara khusus, empat kementerian juga berpartisipasi dalam rencana tersebut. Dari segi ekonomi, “kata Rijanto, 27 Juni 2020. Langkah ini penting bagi masyarakat sekitar untuk benar-benar merasakan rencana sektor pangan.

” Agar berdampak positif bagi masyarakat sekitar, perlu adanya Ia mengatakan: “Bangun kemitraan antara petani lokal dan BUMN.” Riyanto juga mulai mencetak sawah baru di rawa. Selain itu, pembebasan lahan di Pulau Jawa sangat sulit karena mahal.

“Menurut saya perlu ada perubahan teknologi tanam padi di masa depan. Untuk meningkatkan kualitas padi, ia mengatakan tidak hanya menjadi wakil dekan bidang akademik Universitas Brawijaya Malang (FP), ia juga meyakini bahwa rencana food park telah Skala ekonomi yang besar merupakan prasyarat untuk modernisasi pertanian. Dia berkata: “Ini adalah langkah maju yang besar. Namun, pengembangan kelembagaan pertanian perlu mendapat perhatian lebih. “

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *